Copywriting Formula
Copywriting
formula
Formula copywriting adalah kerangka kerja atau pola yang
digunakan dalam copywriting untuk membuat pesan yang persuasif dan efektif,
serta mendorong target konsumen untuk mengambil tindakan yang diinginkan.
Formula ini membantu menyusun konten secara terstruktur, menarik perhatian,
membangun minat, menciptakan keinginan, dan akhirnya mengarahkan pembaca untuk
melakukan aksi. Berikut ini merupakan contoh dari copywriting formula
1. AICDA formula / AIDA Formula
Perbedaan dari AIDCA dan AIDCA Formula terletak pada “Conviction”. AIDA Formula tidak
menggunakan “Conviction”, sedangkan AIDCA Formula menggunakan “Convicton” setelah
“Desire”
Singkatan
:
A (Attention)
Menarik perhatian konsumen dengan menulis
headline yang menaik agar mmangkitkan rasa penasaran konsumen
I (Interest)
Menawarkan keunggulan produk di banding
dengan produk yang lain
D ( Desire)
Menyebutkan benefit produk dan power word agar
dapat menarik konsumen
C (Conviction)
Membuat target percaya dengan produk yang
ditawarkan
A ( Action)
Buat konsumen melakukan sebuah Tindakan
2. 2. PAS Formula
Singkatan :
P(Poblem) mengdentifikasi masalah konsumen
Contoh : Lagi main game tiba tiba kuota habis?
A(Agitate) merisaukan konsumen agar masalah menjad lebih parah
Contoh : Mau beli tapi malas keluar?
S(Solution) memberikan solusi kepada konsumen
Contoh : Pakai ASIX aja !
Contoh penerapan :
3.
3. FAB Formula
Biasa terdapat di brosur ,majalan ,pamflet ,koran
,dll.
Singkatan :
F(Feature)
Berisi ciri utama produk yang ditawarkan
A(Advantage)
Keuntungan dari sebuah fitur
B(Benefit)
Manfaat yang di tawrkan kepada konsumen dan menekankan pada emosi dan hal-hal yang bersifat personal
Contoh :
F : Gabung bikin untung
A : Pengiriman Instan
B : Ongkirnya Gratisan
Psychological Trigger dari iklan diatas adalah :
Reciprocity ( Memberikan benefit lebih) : "Ongkirnya gratisan"
Curriosity ( Membangkitkan rasa penasaran ) : " Gabung bikin untung"


Komentar
Posting Komentar